Penggalangan Dana

E-mail Cetak PDF
MIA – Jakarta --- Ibu Emelia Sitompul dari Habitat untuk Kemanusiaan Indonesia (HUKI) yang lebih dikenal dengan Habitat for Humanity Indonesia (HFHI) kepada Ari Benawa dari AYUB menuturkan panjang lebar ihwal penggalangan dana di kantornya Graha Arteri Mas, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Berikut uraiannya.Pada dasarnya penggalangan dana adalah penggalangan teman. Artinya, proses manajemen dalam mencari orang yang mempunyai nilai-nilai yang sama dengan organisasi Anda dan mengupayakan untuk bekerjasama.

Harus Sesuai dengan Visi dan Misi
Pada prinsipnya Penggalangan Dana harus sesuai dengan visi dan misi organisasi, karena pada akhirnya dalam menggalang dana itu harus mencerminkan visi Anda.

Jadi, penggalangan dana adalah usaha kelompok yang menuntut adanya komitmen organisasi, kesepakatan bahwa memang perlu menggalang dana, prioritas, kebijakan, dan alokasi dana dari lembaga penggalang dana.

Pertanggungjawaban usaha penggalangan dana ada di tangan pengurus, direktur, dan staff. Yang jelas, Anda perlu dana untuk mengumpulkan dana. Dan, harus disadari bahwa tidak ada hasil yang cepat dari penggalangan dana. Sebab merupakan proses yang membutuhkan waktu.

Tidak Sekadar Cari Uang
Penggalangan dana bukanlah sekadar masalah uang. Penggalangan dana berarti memberikan kesempatan kepada orang/lembaga untuk memberi dalam tiga hal, yaitu uang, tenaga kerja, dan material.

Pada hakikatnya manusia memberi kepada manusia. Manusia memberi uang untuk kesuksesan bukan untuk kesedihan. Maka, komunikasikan kebutuhan Anda, sebab Anda tidak akan mendapatkan jika tidak meminta. Dan, dana yang diminta itu harus dalam rangka menjawab program Anda.

Untuk itu, buatlah cara yang gampang untuk para donor untuk memberi. Dan, yakinilah bahwa para relawan adalah teman baik Anda. Karena bagaimanapun penggalangan dana harus melibatkan orang lain.

Dalam menggalang dana jelas perlu profesionalisme dan komitmen, tidak mudah menyerah. Jangan lupa, ucapkanlah “terimakasih”.

Mengapa kita perlu dana?
Dana kita perlukan untuk melanjutkan misi, membuat variasi sumber dana, membangun daerah pemilihan, perluasan dan pengembangan, serta menciptakan organisasi yang sehat dan mandiri.

Dari siapa saja kita mendapatkan dana?
Dana dapat kita peroleh dari Perusahaan, Perkumpulan, Yayasan, Pemerintah, Gereja-gereja, dan Perorangan.

Bagaimana kita menggalang dana?
Cara yang berbeda digunakan untuk kegiatan yang berbeda, dan untuk mendapatkan hasil yang berbeda pula. Misalnya:
• Hibah dan pembiayaan proyek
• Pemberian yang terbesar
** Sumbangan, Janji
• Kampanye Dana
• Pendapatan/Gaji
• Kegiatan spesial
• Melalui Surat

Aturan-aturan donasi
Kita tidak bekerja sama dengan perusahaan berikut ini karena tidak sesuai dengan ajaran Kristen maupun etika:
• Perusahaan yang menjual alkohol
• Perusahaan yang menjual tembakau
• Perusahaan yang menjual senjata
• Perusahaan yang menjual obat terlarang
• Perusahaan yang menjual pornografi

Kode Etik
• Mengenalkan misi kedermawanan dan keuntungannya.
• Perlakukan semua orang dengan cara bermartabat dan terhormat.
• Melayani dengan sikap kedermawanan dalam hati.
• Bekerja sedemikian rupa dengan menunjukkan rasa hormat dan profesionalisme dalam
memperoleh dana
• Menjaga kerahasiaan bila diperlukan dan menghormati kebebasan para donor untuk
memilih

Kepengurusan
Pengurus mengatur dengan baik semua dana yang dipercayakan Tuhan pada kita. Setiap orang yang terlibat dalam organisasi bertanggungjawab atas penggunaan dana. Maka, harus sebijak mungkin.

Aturan Strategis
Dari ketergantungan keuangan menuju kepercayaan pada diri sendiri. Maka, kita harus introspeksi: sudah sampai di mana kita sekarang, dan akan ke manakah tujuan kita, serta
bagaimana kita sampai di sana?

Metode Penggalangan Dana
Ada pelbagai metode untuk penggalangan dana. Misalnya, melalui event atau peristiwa Khusus, tempat kerja, penjualan lewat pos, potongan khusus, perbankan, telepon, iklan publik, bertemu langsung, kotak sumbangan, kegiatan tertentu, ataupun lewat surat.

Tingkat Efektivitasnya
Secara langsung di tempat kerja 70%
Kegiatan tertentu/Anggota Keluarga 65%
Kotak Amal 55%
Lewat pos, langsung, iklan publik 45%
Yang kurang efektif adalah lewat telepon. Hal ini berkaitan dengan tingginya penyalahgunaan dan ketidak transparansiannya.

Siapa yang bersedia untuk memberi?
Yang bersedia memberi tetap individu. Tidak ada data untuk keputusan bersama. Contohnya, sebuah keluarga tergantung pada keputusan kepala keluarga.

Maka, keberhasilan dalam menggalang dana banyak tergantung pada hubungan pribadi dan kekeluargaan. Sedangkan kalau orang menolak untuk memberi itu biasanya terkait dengan kekurangberuntungan dari si pencari dana (respon biasanya datang dari orang kelas atas), yang umumnya terjadi pada pencari dana yang menggunakan organisasi samaran dan mencari dana untuk mereka sendiri.

Cara Memobilisasi Dana
1. Hasil dari pendapatan
a. Cost Recovery – charging for your services
ex. In technical know-how
b. Program Alternatif
- Perusahaan yang terhubung dengan misi organisasi
- Perusahaan tidak terhubung dengan misi organisasi
2. Percabangan asal yayasan dari sektor pemerintah, perusahaan sektor pribadi yang
berfokus pada pendidikan
3. Sumbangan individu melalui Surat, Bank, tempat kerja, media, kegiatan-kegiatan,
warisan, kampanye penggalangan dana lain melalui publik.
4. Dana dari Pemerintah
5. Agen-agen pengembangan asing. Misalnya, CIDA, USAID
6. Fasilitas Teknologi, seperti internet, mailing list, dsb
7. Resources from the corporate sector
8. Dana untuk membangun dan sumbangan
Dana dalam bentuk tabungan yang digunakan secara umum untuk mendapatkan uang
yang lebih banyak melalui bunga atau investasi atau modal proyek. Uang ini bukan
untuk kepentingan donor.
9. Dana dalam bentuk bukan uang. Misalnya, Sukarelawan, Barang-barang atau hibah,
training, ataupun pengalaman.

Perencanaan pada Resource Development
Langkah Pertama – Membuat Tujuan/Goals
• Berapa banyak siswa yang diperlukan untuk mencapai tujuan
• Berapa banyak dana yang dibutuhkan
• Berapa banyak staff yang diperlukan dalam organisasi
• Dari mana sumber dana

Revisi tujuan Anda pada pertengahan tahun: Apakah tujuan tersebut realistis? Jika tidak, modifikasi pengeluaran biaya produksi dan strategi penggalangan dana.

Langkah kedua - Membuat kepanitiaan
Suatu profil ideal yang masuk dalam kepanitiaan:
• ia mempunyai latar belakang penggalangan dana
• ia mengerti tentang bisnis dan berasal dari pemimpin di masyarakat
• ia mengerti masyarakat
• ia mempunyai kemampuan menulis
• satu atau dua orang mempunyai keterampilan presentasi
• ia mempunyai kemampuan komputer dan desain database
• ia seorang “Pekerja keras”
• ia berpengalaman dalam acara spesial

Langkah ketiga - File Donor
Segala sesuatu yang perlu diketahui oleh donor tentang pekerjaan Anda adalah:
• Materi tertulis – proposal standar, surat
• Pendaftaran, daftar, laporan keuangan, daftar donor, dsb.
• Sistem kearsipan donor – tentang donor, penelitian, kontak, dsb.
• Penanggalan penggalangan dana, pembaharuan waktu donasi, acara selanjutnya, dsb.

Langkah keempat - Proses penggalangan dana
• Meminta uang/partisipasi
• Setelah materi/proposal terkirim, sering-seringlah menelepon sampai Anda
mendapatkan seseorang
• Jika mereka setuju – kirimkan tanda terima kasih satu minggu setelah menerima
sumbangan.
• Untuk pendekatan personal, kirimkan foto dari sekolah/murid/guru yang dibantu. Buat
juga catatan dari keluarga.
• Mintalah uang/partisipasi mereka 11 bulan setelah bantuan mereka yang terakhir.
Katakan bahwa bantuan mereka tahun lalu sangatlah berarti. Jika mereka menolak
tanpa alasan yang jelas, kecuali jika Anda tidak sesuai dengan keinginan mereka,
kembalilah tahun depan kemudian. Ceritakan lagi tentang apa yang sudah Anda
lakukan sejak pertemuan yang lalu dan siapa saja yang telah ikut terlibat.

Proses meminta sumbangan
1. Pembukaan – membangun relasi/menjalin hubungan
2. Pelibatan – hadirkan organisasi Anda dalam pembicaraan
3. Presentasi
4. Penutup


Presentasi Efektif
Presentasi yang efektif merupakan kunci keberhasilan atau kegagalan. Ini tergantung pada apa yang kita katakan, dan bagaimana kita mengatakannya, serta seberapa sering kita disela.

5 Kebenaran Spektrum Resource Development
Lima kebenaran dalam spektrum resource development terangkum dalam kata “G-I-V-E-S”, yaitu G – Growth (Pertumbuhan); I – Involvement (Keterlibatan); V- Visibility (Transparansi); E – Efficient (Efisiensi); dan S – Stability (Kestabilan).

Penutup
Akhirnya, “Mintalah, maka kamu akan diberikan; carilah, dan engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Matius 7:7)
(MIA/Ari Benawa)
 

Add comment


Security code
Refresh

Banner

Login



English Chinese (Simplified)

Kalender Kegiatan

No events
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini646
mod_vvisit_counterKemarin362
mod_vvisit_counterMinggu ini1636
mod_vvisit_counterMinggu kemarin970
mod_vvisit_counterBulan ini2606
mod_vvisit_counterBulan kemarin387
mod_vvisit_counterSelama ini80860

We have: 1 guests, 3 bots online
IP anda: 38.107.179.236
 , 
Hari ini: Feb 23, 2012
spotlight