I Ketut Putra Suartana Sosok Multi Karya & Pelayanan

E-mail Cetak PDF
bosssAYUB DPD Bali pantas bersyukur punya ketua sekaliber Bapak Ketut Putra Suartana. Ketika MIA berbincang-bincang via telepon Rabu (16/4) kesan itu tak bisa dipungkiri. Pasalnya, nyaris segala aspek kehidupan menjadi jelajahan karya dan pelayanan Bapak Ketut Suartana.
BIDANG mulia dan sentral untuk keh idupan pencerdasan anak bangsa ia terjuni lewat karya pendidikan. Melalui karya pendidikan Yayasan Triatma Surya Jaya, Pak Putra bertekad membantu tunas-tunas bangsa dalam bidang pendidikan demi melahirkan tenaga-tenaga profesional, khususnya di bidang perhotelan. Hal ini tentu tidak luput dari penciuman akan kondisi real pulau dewata yang di dunia internasional lebih dikenal daripada Negara Indonesia. Dari pemilihan bidang pendidikan yang menggarap sektor real ini menunjukkan tekad Pak Putra untuk tidak sekadar mencetak lulusan, tetapi lulusan yang terampil, lulusan yang siap kerja di lapangan kerja yang memang membutuhkan sekian banyak tenaga terampil. Itu sebabnya, melalui yayasannya Pak Putra merintisnya mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Tepatnya, yaitu melalui TK Triatma, SD Triatmata, SMK Triatmajaya, dan Akademi Pariwisata Triatmajaya, serta STIE Triatma Mulia dengan fokus Manajemen Pariwisata Indonesia (Mapindo).
Agar idealismenya tidak berhenti pada tataran wacana, niat mulianya itu ia wujudkan dengan bidang usaha bisnis yang ditekuni Pak Putra, yakni perhotelan. la memiliki 4 hotel. Tiga di antaranya ada di Bali, sedangkan satu hotel di Lombok. Semuanya dengan nama Hotel Puri Saron. Itu berarti, lulusan sekolah Pak Putra tidak usah sangsiakan follow-up dari lulusannya. Lahan karya terbentang luas. Maka, wajarlah kalau Pak Putra sangat antusias merespon ide Pak Ciputra akan pentingnya pendidikan entrepreneurship. Sebab, hal itu pula boleh dibilang yang menjadi mimpi Pak Putra, sehingga sekolah sungguh tidak mencetak penganggur melainkan tenaga kerja yang siap pakai, siap kerja yang terampil. Tetapi ketika ia mau meningkatkan diri menjadi tenaga kerja yang ahli pun Pak Putra menyediakan sekolah lanjutnya di tingkat perguruan tinggi , yaitu Akademi Pariwisata Triatmajaya dan STIE Triatma Mulia dan Manajemen Pariwisata Indonesia - MAPINDO.
Semangatnya yang mulia itu selaras dengan filosofi hidupnya yang sekaligus merupakan filosofi karyanya, yakni bagaimana menempatkan hidup ini berguna bagi orang lain. Lagi-Iagi hal ini selaras dengan seman gat AYUB yang bercita-cita menjadi berkah bagi bangsa. Jadi, dengan adanya AYUB tentu saja bagi Pak Putra ini bak seperti gayung bersambut. Atau dalam falsafah jawa seperti "tumbu oleh tutup". Menjadikan hidup sebagai berkah bagi orang lain bukan urusan nanti nanti, tetapi harus mulai sedini mungkin. Itu sebabnya, Pak Putra yang Ketua Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengupayakannya sejak dari Sekolah Dasar. Dalam semangat menjadikan hidupnya sebagai berkah bagi sesama, Pak Putra yang dalam kacamata "awam" sudah bisa dibilang sukses, ternyata masih juga mengembangkan dirinya. Terbukti ia kini masih aktif belajar untuk program doktoralnya di Universitas Terbuka. Rupanya Pak Putra menghayati betul akan pesan Sang Gurunya, yakni  Yesus Kristus yang disembahnya, "Hendaklah kamu sempurna". Sadar bahwa harus menyempurna itulah Pak Putra menerapkan filosofi belajar sepanjang hayat. Tak ada kata selesai untuk terus belajar selama hayat masih dikandung badan. Dengan demikian sosoknya sungguh bisa menjadi inspirasi bagi siswa maupun mahasiswa yang menimba ilmu di yayasan pendidikannya.
Sebagai orang yang malang melintang di bidang bisnis perhotelan, wajar kalau Pak Putra dipercaya rekan-rekan bisnisnya untuk menduduki posisi terhormat dalam profesinya. Antara lain Pak Putra dipercaya sebagai Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Indonesia. Selain itu, ia juga menjadi Ketua Litbang Asosiasi Travel Agent (ASITA), dan Penasihat Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Bali.
Bertekun dalam Pelayanan Gerejani
Selain menekuni bidang pendidikan dan bisnis perhotelan, Pak Putra juga aktif dalam bidang karya pelayanan gerejani. Pak Putra pernah menjabat sebagai Majelis jemaat selama 2 periode di Gereja Kristen Protestan (GKP) di Bali. Itu berarti Pak Putra bukan tipe pengikut Kristus yang asal ikut. Ia sungguh terlibat dalam keikutsertaannya dalam hidup menggereja. Tidak hanya itu. Pak Putra juga terlibat aktif dalam karya pelayanan sebagai Regional Director Full Gospel Business Men's Fellowship International Bali-NTB. Pelayanannya pun menukik sampai ke bawah seperti te ladan sesembahan kita Tuhan Yesus Kristus yang mengambil rupa sebagai hamba (baca Fil 2: 1-11). Pak Putra juga menjadi Pengurus Ketua Persekutuan Bapak-Bapak Kristya Winangun Gereja Kristen Bali Yesus bersabda, "Hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati" (Mat 1 0: 16). Sabda Yesus ini pun diserap baik-baik oleh Pak Putra. Itu sebabnya, ketika massa menghendakinya menjadi Ketua Partai Damai Sejahtera (PDS) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bali, Pak Putra tidak menolaknya. Ia tak alergi dengan urusan politik. Kalau garam menjadi tawar, dengan apakah ia harus diasinkan? Ia ingin sungguh menghayati panggilan dirinya sebagai garam dunia. Maka, tak selayaknya ia menjauhi dunia. Namun, semua kepercayaan yang dilimpahkan kepadanya dihayatinya bukan sebagai hak yang harus dipertahankan, melainkan sebagai amanat pelayanan bagi kebaikan sebanyak mungkin orang (bonum commune). Dengan keterlibatannya di bidang sosial politik Pak Putra mau menunjukkan bahwa dengan iman pun kita bisa berpolitik. Bahkan lebih tegas lagi, dalam berpolitik harus dengan iman. Tanpa iman, politik yang pro-rakyat itu hanya wacana atau angin surga yang dihembuskan oleh politisi krupuk yang gampang melempem ketika tertiup angin nan sejuk, apalagi kena aliran air segar.
Lewat sosok Pak Putra ini rupanya kita sungguh bisa belajar, bahwa semakin kita memberi diri, semakin Tuhan memakai atau memanggil. Dan, anehnya semakin bisa saja ada waktu kalau Tuhan memang menghendakinya. Luar biasa sosok multi karya dan pelayanan dalam diri Pak Putra ini. Kita doakan hidup dan karya Pak Putra, agar talentanya yang berlimpah juga berkembang berlipat-lipat seiring dengan pemberian dirinya yang semakin total. Akhirnya semoga kelak Tuhan Yesus pun berkenan bersabda kepadanya, "Baik sekali perbuatanmu itu, hai  hamba-Ku yang baik dan setia. Kamu telah setia dalam perkara-perkara kecil, Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu!" (Mat 25: 21.23). (MINAri Benawa)
 
Banner

Login



English Chinese (Simplified)

Kalender Kegiatan

No events
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini220
mod_vvisit_counterKemarin262
mod_vvisit_counterMinggu ini220
mod_vvisit_counterMinggu kemarin1959
mod_vvisit_counterBulan ini6140
mod_vvisit_counterBulan kemarin11597
mod_vvisit_counterSelama ini100913

We have: 1 guests, 2 bots online
IP anda: 38.107.179.240
 , 
Hari ini: Mei 19, 2012
spotlight